Komunitas St. Thomas Rasul didirikan atas keprihatinan para Suster SCMM yang sedang menempuh studi di Universitas Katolik, serta oleh P. Elias Sembiring, OFM Cap, selaku direktur UNIKA (Universitas Katolik), terkait maraknya perilaku seks bebas dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda. Oleh karena itu, para Suster diminta untuk mengelola asrama khusus bagi mahasiswi UNIKA. Bangunan yang digunakan adalah bekas gedung Fakultas Ekonomi Program Diplom Tiga Tahun yang kosong. Asrama tersebut mulai beroperasi pada September 2006.
Pada tanggal 31 Agustus 2022, kerja sama ini berakhir. Komunitas ini membangun biara baru di Tanjung Selamat, Medan. Selama enam bulan masa pembangunan, para suster dari komunitas UNIKA tinggal sementara di sebuah komunitas terdekat. Pada tanggal 7 Januari 2023, komunitas St. Thomas Rasul di Tanjung Selamat diresmikan dan diberkati oleh Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFM Cap.
Saat ini, komunitas St. Thomas Rasul dihuni oleh para suster muda yang menempuh pendidikan di UNIKA, Suster Fernanda sebagai dosen hukum di UNIKA, dan Suster Margaretha sebagai pemimpin komunitas, yang mengelola usaha hidroponik bersama para suster muda. Selain kegiatan akademik dan tugas internal, para suster juga aktif dalam pelayanan pastoral, ikut serta dalam doa lingkungan, serta membantu dalam pelayanan gereja.
Jln. Seroja Raya Gang Keluarga Ujung
Tanjung Selamat, Kec. Medan Tuntungan
MEDAN-20134
NORTH SUMATRA
Phone: 061-8218633
Kebijakan Perlindungan