Logo Sisters of Charity of our Lady Mother of Mercy - SCMM

Sisters of Charity

of our Lady Mother of Mercy

St. Rafael Community

Lokasi : Hiliondrasi, Indonesia

Pada awal tahun 1981, di bawah kepemimpinan Sr. Elisabeth selaku Pemimpin Provinsi bersama Dewan Provinsi, sebuah pelayanan yang sederhana namun sarat makna pun lahir. Di sebuah kawasan kecil bernama Hiliniondrasi, Pusat Kesehatan St. Rafael secara resmi didirikan pada tanggal 8 Januari 1981. Di balik tonggak sejarah ini tersimpan kisah perjuangan, iman, dan cinta yang tak tergoyahkan, sebuah kisah yang hingga kini terus menginspirasi.

Pada saat itu, tidak ada komunitas suster yang tinggal di Hiliondrasi. Namun, jarak tersebut tidak memadamkan semangat pelayanan mereka. Setiap pagi, para suster dari Komunitas Bintang Laut menempuh perjalanan hampir tujuh kilometer dengan sepeda motor untuk mencapai puskesmas. Mereka berangkat dengan penuh harapan dan pulang setiap sore dengan membawa rasa lelah sekaligus rasa syukur; bersyukur karena setidaknya ada satu orang lagi yang telah merasakan kelegaan dari rasa sakit dan penderitaan.

Pelayanan ini dimulai berkat pengabdian dua suster perintis:

Suster Andrea Chaniago, seorang perawat yang melayani dengan tangan yang lembut dan hati yang penuh belas kasih, serta Suster Martha Chandra, yang mendampingi umat beriman melalui kehadiran pastoralnya. Berkat dedikasi mereka, inisiatif sederhana ini berkembang menjadi wujud nyata kasih Allah di tengah komunitas yang merindukan perawatan, perhatian, dan pendampingan.

Namun, perjalanan ini tidak luput dari cobaan. Bangunan puskesmas, yang didirikan di atas tanah timbunan, mulai memburuk. Retakan muncul di fondasi, dinding-dindingnya runtuh, dan pada akhirnya pelayanan tersebut harus dihentikan selama beberapa bulan. Selama Kapitel Provinsi tahun 1986, komunitas tersebut dihadapkan pada pertanyaan sulit: Apakah pelayanan ini harus ditutup?

Namun, cinta tidak mudah menyerah. Dengan penuh iman, pada tanggal 23 November 1986, kongregasi memutuskan untuk merenovasi total Pusat Kesehatan St. Rafael. Tuhan menyentuh hati banyak orang, termasuk Fr. Johanes Hammerle, OFM Cap, yang dengan murah hati mendukung upaya renovasi tersebut. Melalui kerja sama dan doa yang tiada henti, sebuah bangunan baru yang lebih kokoh pun berdiri, dan pada tanggal 9 Februari 1987, pusat kesehatan tersebut kembali memperoleh izin operasionalnya. Detak jantung pelayanan kasih ini kembali ke Hiliniondrasi.

Seiring berjalannya waktu, karya mereka terus berkembang. Pada tanggal 1 September 1988, setelah bertahun-tahun bolak-balik, para suster akhirnya menetap secara permanen dan secara resmi mendirikan Komunitas St. Rafael, sebuah rumah doa dan pusat pelayanan penuh belas kasih. Dari tempat ini, para suster tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga dukungan rohani: mengunjungi pos-pos pelayanan, membimbing sekolah minggu, melatih paduan suara, memberikan pendidikan kesehatan, serta menumbuhkan iman kaum muda Katolik.

Saat ini, di tengah arus kehidupan modern yang begitu cepat, Komunitas St. Rafael tetap teguh memegang semangat cinta tanpa pamrih yang sama. Para Suster SCMM terus menyesuaikan pelayanan mereka dengan kebutuhan zaman melalui berbagai kegiatan seperti TKK Jambore, pelayanan pastoral, mendampingi Legio Maria, serta membimbing kelompok-kelompok Kerahiman Ilahi. Setiap tindakan sederhana mencerminkan cinta Allah yang hidup dan nyata di tengah umat-Nya.

Perjalanan panjang Pusat Kesehatan dan Komunitas St. Rafael bukanlah sekadar kisah sejarah. Ini adalah kesaksian iman—tentang harapan yang tak pernah padam meski dihadapkan pada keterbatasan, tentang cinta yang tak pernah lelah melayani, dan tentang tangan-tangan yang bekerja bukan demi pengakuan, melainkan untuk memperlihatkan kehadiran Tuhan di dunia.

Komunitas St. Rafael
Dusun 1, Kotak Pos 3
Hiliniondrasi-Teluk Dalam
Kab. Nias Selatan-22865
SUMATRA UTARA

Situs web ini telah diterjemahkan sebagian menggunakan Deepl

Kebijakan Perlindungan