Logo Sisters of Charity of our Lady Mother of Mercy - SCMM

Sisters of Charity

of our Lady Mother of Mercy

St. Joseph Community

Lokasi : Gunungsitoli, Indonesia

Semuanya bermula dari sebuah kebutuhan yang sederhana namun mendasar: para imam di Gunung Sitoli membutuhkan pendidik dan asisten pastoral yang siap melayani umat yang terus bertambah. Dari kebutuhan inilah, benih-benih Komunitas St. Yosef Gunung Sitoli mulai ditanam. Setelah serangkaian diskusi antara Keuskupan dan Dewan Umum SCMM di Tilburg, disepakati bahwa para suster SCMM akan dikirim ke Nias. Sebagai langkah awal, Ibu Agnes McKinley, SCMM, melakukan perjalanan ke Gunung Sitoli untuk mempelajari kondisi setempat. Penilaiannya menjadi landasan bagi pendirian komunitas tersebut, yang secara resmi didirikan pada tanggal 18 Desember 1960.

Tahun 1960 menandai awal yang bersejarah. Empat suster pelopor, Sr. Adolfina Eyckmans, Sr. Myriam V. D. Ploeg, Sr. Marie Louise van Kuyk, dan Sr. Antonia Tan tiba di Gunung Sitoli. Karena belum ada biara, mereka tinggal di rumah pastoran dan memulai pelayanan mereka dengan penuh semangat dan cinta. Misi pertama mereka adalah pendidikan. Pada Januari 1961, mereka membuka taman kanak-kanak pertama dengan 90 siswa di bawah kepemimpinan Sr. Marie Louise van Kuyk. Tanggapan masyarakat begitu positif sehingga pada Agustus 1961, Sekolah Dasar Mutiara didirikan, yang berkembang pesat hingga memiliki sepuluh kelas pada tahun 1966.

Pelayanan mereka terus berkembang. Pada Mei 1961, para suster mendirikan Gedung PKK Santa Lidya, sebuah tempat di mana para remaja putri dapat mempelajari keterampilan praktis seperti menjahit dan memasak—upaya sederhana namun bermakna untuk memperkuat kesejahteraan keluarga. Pelayanan pendidikan terus berkembang: pada Januari 1967, SMP Bunga Mawar dibuka dengan 70 siswa, diikuti dengan pembangunan asrama putri pada tahun 1970, sehingga memungkinkan siswa dari desa-desa yang jauh untuk belajar dan tinggal di lingkungan yang mendukung. Dedikasi para suster melampaui ruang kelas. Mereka menyelenggarakan kursus literasi, memamerkan karya mereka dalam pameran, dan secara bertahap merambah ke pelayanan kesehatan. Misi ini secara resmi dimulai pada Juni 1968 dan mendapat pengakuan resmi pada 10 Oktober 1977, membuka jalan bagi pelayanan kesehatan yang berlanjut hingga saat ini melalui Klinik Tabita.

Seiring berjalannya waktu, para suster menyesuaikan pelayanan mereka dengan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Beberapa pelayanan yang tidak lagi relevan secara bertahap dihentikan agar masyarakat dapat fokus pada pekerjaan yang lebih efektif dan berdampak. Saat ini, para suster melayani melalui panti asuhan, TKK Cenderawasih, asrama putri St. Anna, Klinik Tabita, konveksi, kantin, karya pastoral paroki dan lingkungan, serta memimpin SMP Bunga Mawar yang berada di bawah keuskupan.

Dalam semua pelayanan ini, para suster tetap teguh dalam komitmen mereka untuk melayani dengan kesederhanaan, belas kasih, dan cinta. Mereka hadir tidak hanya untuk mengajar dan merawat, tetapi juga untuk mendampingi, mendengarkan, dan menumbuhkan harapan—dengan sepenuh hati dan selangkah demi selangkah—demi kebaikan setiap orang yang dipercayakan kepada mereka.

Jln. Karet Nomor 33C
RT 000/RW 000 Kel. IIir
Kecamatan Gunungsitoli
Kota Gunung Sitoli-22851
SUMATRA UTARA

Phone: 0639-21483

Situs web ini telah diterjemahkan sebagian menggunakan Deepl

Kebijakan Perlindungan